Profil
· Video profile
· Sejarah
· Gambaran Umum
· Fasilitas
· Visi, Misi, dan Moto
· Maklumat Pelayanan
· Tugas Pokok
· Pedoman Perilaku
· Persyaratan Penerimaan Klien
· INFOGRAFIS

Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Downloads
· Gallery
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Topics
· Web Links

Pencarian



Login
Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.

Page Rank
PageRank Checking Icon


KEGIATAN ASESMEN DAN IINTERVENSI EDUKASI NAPZA DI KABUPATEN MAJALENGKA
BeritaTamu menulis:  

penulis : Asti Mustikaati

BRSKPN "Galih Pakuan" Bogor melaksanakan Kegiatan Asesmen dan Intervensi Edukasi Napza di Kabupaten Majalengka. Kegiatan di ikuti oleh 150 orang peserta yang berasal dari  5 sekolah yang terdiri dari SMAN 1 Jatiwangi, SMK PGRI Jatiwangi, SMPN 1 Jatiwangi, SMPN 2 Jatiwangi, dan SMPN 1 Sumberjaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan dari Tanggal 24 s.d 29 September 2019 dengan tahapan kegiatan yaitu Asesmen pada Tanggal 24 s.d 26 September  2019, dan Intervensi Edukasi Napza di Sekolah pada Tanggal 26 s.d 29 September 2019. Kegiatan ini bertujuan untuk mengkampanyekan pencegahan penyalahgunaan NAPZA di lingkungan sekolah serta membentuk 25 orang Duta Anti Napza yang merupakan pelajar yang berasal dari 5 sekolah.



Kegiatan Asesmen dilaksanakan di 5 sekolah dengan melibatkan 150 orang pelajar dengan masing-masing 30 orang pelajar di tiap sekolah dan petugas dari BRSKPN Galih Pakuan Bogor sebanyak 10 orang yang terdiri dari pekerja sosial, penyuluh sosial, dan konselor adiksi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan 3 tahapan kegiatan yaitu Pemberian Edukasi / wawasan tentang Bahaya penyalahgunaan Napza, informasi mengenai program rehabilitasi sosial korban penyalahgunaan Napza BRSKPN "Galih Pakuan" Bogor, dan Asesmen mengenai pengetahuan adiksi pelajar.

 

Kegiatan selanjutnya adalah Intervensi Edukasi Napza yang juga diikuti oleh 5 sekolah diatas yang difokuskan lokasinya di SMAN 1 Jatiwangi dengan jumlah peserta kegiatan sebanyak 150 orang pelajar dan menghadirkan 4 (empat) orang narasumber. Sebelum sesi pembukaan, kegiatan dipandu oleh narasumber Gunawan dengan berbagai macam kegiatan ice breaking untuk mencairkan suasana. Setelah itu, Pada sesi pembukaan, Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMAN 1 Jatiwangi, dilanjutkan dengan Laporan Penyelanggaraan Kegiatan Edukasi Napza yang dibawakan oleh Nursoleh selaku Direktur RSKPN Kementerian Sosial RI. Setelah itu Kegiatan pun dilanjutkan dengan sambutan dan arahan dari Edi Suharto selaku Direktur Jenderal Rehabiitasi Sosial Kementerian Sosial RI sekaligus membuka kegiatan. Kegiatan pun dilanjutkan dengan pemberian materi tentang adiksi dan bahaya penyalahgunaan Napza oleh Herman Koswara selaku Kabag Umum Setditjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI.



Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan jaket secara simbolis kepada 25 orang pelajar Duta Anti Napza yang telah dibentuk oleh Kabag Umum Setditjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI. Duta Anti Napza tersebut mempunyai tugas untuk mensosialisasikan pencegahaan penyalahgunaan Napza di lingjungan sekolah dan memerangi segala jenis peredaran Napza di lingkungan sekolah.

 

Selepas disematkan, Duta Anti Napza pun mengucapkan deklarasi dan kemudian dikukuhkan kembali oleh Kabag Umum Setditjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI. Usai pengukuhan, acara dilanjutkan dengan pemberian cenderamata dari BRSKPN "Galih Pakuan" Bogor kepada SMAN 1 Jatiwangi dan ditutup dengan Sesi foto bersama.


 
Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang Berita
· Berita oleh galih


Berita terpopuler tentang Berita:
Penyebaran Narkoba di Kalangan Anak-anak dan Remaja


Nilai Berita
Rata-rata: 0
Pemilih: 0

Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek


Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak


Topics Terkait

BeritaDirektoratNAPZAUPT





Panti Sosial Pamardi Putra Galih Pakuan Bogor
KEMENTERIAN SOSIAL RI
Generasi halaman: 0.43 detik
Design by PHPNuke Themes